PALU, MERCUSUAR – Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulteng fokus mengerjakan perbaikan jaringan air bersih di Kabupaten Sigi, pascagempa bumi M6,7 yang mengguncang daerah itu pada Selasa (16/7/2026).
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Cikasda Sulteng, Andi Ruly Djanggola kepada Mercusuar, Sabtu (21/6/2026).
“Alhamdulillah, kami sudah melaporkan ke Gubernur, bahwa jaringan air bersih untuk Desa Kamarora A dan Desa Kamarora B Kecamatan Nokilalaki sudah tersambung ke rumah penduduk yang rusak akibat gempa bumi,” urai Ruly.
Lanjut Ruly, usai terjadi gempa pihaknya langsung melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Sigi, terkait kerusakan yang dialami oleh warga setempat, khususnya di wilayah yang menjadi titik pusat gempa.
Setelah mendapatkan laporan, jajaran Cikasda langsung bergerak dan menemukan beberapa sambungan air bersih di rumah peduduk terputus, bahkan ada yang mengalami kerusakan berat, sehingga warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Perintah dari Gubernur kepada seluruh dinas yang memiliki keterkaitan dengan infrastrutktur penting, salah satunya adalah pengelolaan air bersih, untuk segera melakukan pengecekan Lokasi titik bencana dan melakukan perbaikan. Salah satunya, yang penting adalah, air bersih,” beber Ruly.
Menurutnya, sambungan air bersih yang diperbaiki oleh Dinas Cikasda Sulteng sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak bencana.
“Air bersih adalah salah satu yang memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat, mungkin stok air bersihnya mencukupi, namun usai bencana alam, infrastruktur pendukungnya yang memudahkan warga mengakses air bersih rusak berat. Maka kami mencoba membantu memperbaikinya,” pungkas Ruly. MBH






