PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Polsek Torue melaksanakan panen jagung dari lahan binaan seluas 0,6 hektare, di Desa Torue Kecamatan Torue, Rabu (15/4/2026).
Kapolsek Torue, IPTU Ramlin mengatakan, panen tersebut merupakan salah satu bukti keberhasilan pembinaan Polri terhadap petani binaan. Lahan produktif tersebut mulai dikelola sejak Januari 2026, dan merupakan bagian dari program kemitraan antara kepolisian dan wrga, untuk mendorong kemandirian pangan di tingkat lokal.
“Pendamping lapangan, Aipda Jhon Cahyadi, turun langsung dalam proses pembinaan hingga masa panen. Capaian ini bukan semata soal hasil pertanian, melainkan cerminan kuatnya sinergi antara Polri dan Masyarakat,” kata Ramlin kepada Mercusuar, Kamis (16/4/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap konsisten dalam mengelola lahan pertanian, dan tidak mudah mengalihfungsikan lahan produktif ke sektor lain. Menurutnya, keberlanjutan pengelolaan lahan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya di wilayah pedesaan.
“Kami berharap melalui pendampingan yang berkelanjutan, masyarakat semakin mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan dari sektor pertanian,” tambahnya.
Kegiatan tersebut menurutnya menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, yang tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan, khususnya di sektor pangan.
“Ke depannya, sinergitas polisi dan petani akan menjadi rangkaian kekuatan, dalam menjaga ketersediaan pangan untuk masyarakat,” tutup Ramlin. MBH






