LUWU TIMUR, MERCUSUAR – Komitmen PT Vale Indonesia Tbk dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan melalui dukungannya terhadap kegiatan monitoring biodiversitas Danau Matano menggunakan teknologi environmental DNA (eDNA) yang berlangsung di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada 1–6 Juni 2026.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara PT Vale Indonesia, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sumatera Utara (USU), serta LPPM Universitas Hasanuddin (Unhas). Melalui kerja sama tersebut, para peneliti melakukan pemantauan keanekaragaman hayati Danau Matano dengan memanfaatkan teknologi berbasis DNA lingkungan yang dinilai lebih efektif dan minim gangguan terhadap ekosistem.
Sebagai salah satu danau purba terdalam di dunia, Danau Matano memiliki nilai ekologis yang sangat penting karena menjadi habitat berbagai spesies endemik yang tidak ditemukan di tempat lain. Karena itu, upaya pemantauan kondisi biodiversitas secara berkala menjadi bagian penting dalam mendukung pelestarian kawasan tersebut.
Dalam kegiatan lapangan, tim peneliti mengambil sampel air di 14 titik pengamatan di Danau Matano. Sampel tersebut kemudian akan dianalisis menggunakan teknologi eDNA untuk mengidentifikasi berbagai organisme yang hidup di dalam ekosistem danau tanpa perlu melakukan penangkapan atau pengambilan spesimen secara langsung.
Metode ini memungkinkan peneliti memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi biodiversitas perairan sekaligus mendeteksi perubahan ekosistem secara lebih cepat dan akurat.
Ketua LPPM USU, Mohammad Basyuni, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi dukungan PT Vale terhadap pengembangan riset lingkungan berbasis teknologi.
Menurutnya, kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam menghasilkan data ilmiah yang dapat mendukung pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Seluruh sampel yang telah dikumpulkan akan dianalisis di Tohoku University, Jepang, melalui jejaring penelitian internasional ANEMONE (All Nippon eDNA Monitoring Network) Global. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai kondisi keanekaragaman hayati Danau Matano serta menjadi dasar dalam penyusunan strategi konservasi di masa mendatang.
Bagi PT Vale, keterlibatan dalam program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung penelitian ilmiah, konservasi lingkungan, dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di wilayah operasionalnya.
Melalui kemitraan dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian, PT Vale terus mendorong lahirnya inovasi berbasis sains guna memperkuat perlindungan ekosistem, sekaligus memastikan keseimbangan antara aktivitas industri dan pelestarian lingkungan. Dukungan terhadap monitoring biodiversitas Danau Matano ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi perusahaan dalam menjaga kekayaan hayati yang menjadi aset penting bagi generasi mendatang.TIN






