PALU, MERCUSUAR – PT Bank Perekonomian Rakyat Prima Artha Sejahtera (BPR PAS) atau White Bank mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif hingga Juni 2026. Sejumlah indikator keuangan menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Total aset White Bank hingga Juni 2026 tercatat mencapai Rp45 miliar, meningkat dibandingkan Juni 2025 yang sebesar Rp39 miliar. Dari sisi penghimpunan dana masyarakat, produk tabungan juga mengalami pertumbuhan menjadi Rp9,2 miliar, naik dari Rp8,9 miliar pada Juni 2025.
Sementara itu, dana deposito meningkat cukup signifikan menjadi Rp14,5 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp12,6 miliar. Pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap White Bank sebagai lembaga keuangan yang aman dan terpercaya.
Selain itu, White Bank membukukan laba sebesar Rp800 juta hingga Juni 2026. Kinerja keuangan lainnya juga tetap terjaga dengan Non Performing Loan (NPL) sebesar 4 persen, Return on Assets (ROA) 2,54 persen, Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 86,33 persen, Net Interest Margin (NIM) 13,99 persen, serta Loan to Deposit Ratio (LDR) 130,84 persen.
Direktur Utama BPR Prima Artha Sejahtera (White Bank), Hendrik Sjam, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran perusahaan, mulai dari pemegang saham, dewan komisaris, direksi, hingga seluruh karyawan yang terus berkomitmen menjalankan strategi bisnis secara konsisten. “Kinerja White Bank hingga pertengahan tahun ini mengalami pertumbuhan dari berbagai aspek.
Capaian tersebut tidak lepas dari dukungan pemegang saham, komisaris, direksi, dan seluruh pegawai White Bank yang senantiasa bersemangat dalam mencapai target yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB),” ujar Hendrik.
Ia menambahkan, melihat perkembangan kinerja yang terus menunjukkan tren positif serta optimisme terhadap kondisi ekonomi ke depan, pihaknya memutuskan tidak melakukan perubahan terhadap Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2026. “Kami optimistis kondisi ekonomi ke depan akan semakin membaik sehingga target-target yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank dapat tercapai sesuai harapan,” pungkasnya. HAI






