PALU, MERCUSUAR – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tadulako (Untad) membekali 691 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 117 Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium Untad, Selasa (10/6/2026).
KKN mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penguatan Kesadaran Hukum, Tata Kelola Pemerintahan Desa, dan Kelembagaan Adat Menuju Desa Berkelanjutan”. Mahasiswa akan ditempatkan di sejumlah desa di Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong.
Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat dan KKN Untad, Dr. Adrianton, S.P., M.P., mengatakan salah satu program yang dijalankan adalah KKN Tematik Hukum di Kecamatan Kulawi dan Kulawi Selatan yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum.
“Program ini diharapkan melahirkan tim pendamping desa yang dapat membantu penguatan program hukum dan perundang-undangan di masyarakat,” ujarnya.
Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menegaskan KKN merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai kemanusiaan dalam kehidupan masyarakat.
Ia mengingatkan mahasiswa agar menjadi mitra pemberdayaan masyarakat, mendukung tata kelola pemerintahan desa, memperkuat kelembagaan adat, serta menghormati budaya lokal selama menjalankan program KKN.
“Mahasiswa Untad adalah duta kampus. Tunjukkan sikap disiplin, jujur, santun, bertanggung jawab, serta menghormati adat istiadat dan budaya setempat,” pesannya.
KKN Angkatan 117 akan berlangsung selama satu bulan dengan fokus pada penguatan kesadaran hukum, tata kelola pemerintahan desa, dan pelestarian kelembagaan adat sebagai bagian dari upaya mewujudkan desa berkelanjutan. */JEF






