Bapenda Paparkan Realisasi Pajak Daerah

Syarifudin

TANAMODINDI, MERCUSUAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palu, memaparkan realisasi pajak daerah Kota Palu yang mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan dalam raihan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak. Hingga akhir Juni ini, grafik penerimaan menunjukkan tren positif yang luar biasa, didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat serta pembangunan daerah yang kian agresif.

​Berdasarkan data yang dihimpun, Pajak Tenaga Kelistrikan menjadi kontributor terbesar bagi kas daerah. Dari target yang ditetapkan sebesar Rp75 miliar, saat ini realisasi yang berhasil dibukukan telah menembus angka Rp32,9 miliar, atau sekitar 44 persen dari total target tahunan.

​“Meningkatnya angka ini tidak lepas dari penambahan daya listrik oleh perusahaan-perusahaan besar di Kota Palu, salah satunya adalah PT CPM, serta maraknya pembangunan infrastruktur baru di wilayah perkotaan,” kata Sekretaris Bapenda Kota Palu, Syarifudin, Jumat (26/6/2026).

​ Di posisi kedua, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga menunjukkan performa yang kuat. Dari target Rp43,7 miliar, kas daerah telah menerima Rp18,5 miliar atau setara dengan 42,4 persen. ​Namun, kejutan terbesar datang dari sektor Pajak Makanan dan Minuman (Kuliner). Sektor ini berhasil mencetak sejarah baru dengan perolehan sebesar Rp4,7 miliar per bulan ini. Angka tersebut mencatatkan diri sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah PAD Kota Palu untuk kategori pajak kuliner. Penerimaan ini diprediksi masih akan terus bertambah lebih dari Rp1 miliar hingga tanggal 30 Juni mendatang.

​”Ini bukan sekadar masalah target, tetapi ini adalah perolehan per bulan tertinggi yang pernah ada. Biasanya rata-rata per bulan hanya berada di angka Rp4,5 miliar,” terangnya.

Keberhasilan ini disebut-sebut sebagai buah dari kerja keras tim intensifikasi pajak daerah, yang secara internal dikenal dengan sebutan Tim 82. Sinergi yang baik antara tim lapangan, masyarakat yang makin taat pajak, serta pertumbuhan dunia usaha di Kota Palu menjadi kunci utama di balik pencapaian fantastis ini.

​Pemerintah Kota Palu optimis bahwa dengan sisa waktu yang ada, target PAD tahun 2026 akan tercapai sepenuhnya demi mendukung percepatan pembangunan fasilitas publik dan infrastruktur jalan di Kota Palu. UTM

Pos terkait