Dorong Siswa Melek Literasi Digital, SMAN 7 Sigi Gelar Pelatihan Jurnalistik Dasar

SIGI, MERCUSUAR— SMAN 7 Sigi sukses menggelar kegiatan Pelatihan Jurnalistik Dasar bagi siswa-siswi kelas X dan XI. Kegiatan yang diinisiasi untuk meningkatkan keterampilan literasi dan publikasi digital ini berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 6–7 November 2026.

Pelatihan yang dikoordinir Saidin ini, diikuti 50 orang peserta. Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah SMAN 7 Sigi, Drs. Simson, bertempat di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Drs. Simson menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang merupakan pelatihan jurnalistik pertama kalinya di SMAN 7 Sigi. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk membangun pemahaman dan mengasah kemampuan menulis siswa di era digital.

“Menulis bukan sekadar merangkai kata, tetapi sarana untuk memberikan informasi terkait kegiatan sekolah, penyebarluasan ide, dan gagasan agar bisa dipublikasikan serta diketahui oleh banyak orang,” ujar Drs. Simson di hadapan para peserta.

Ia juga menambahkan bahwa dengan kemajuan teknologi informasi saat ini, hasil karya dan potensi siswa dari wilayah Dolo Barat dapat diakses dan diketahui oleh masyarakat luas, bahkan hingga ke luar daerah.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber profesional dan berpengalaman untuk membekali para siswa dengan berbagai keahlian praktis. Fatimah selaku guru bahasa Indonesia SMAN 7 Sigi membawakan materi mengenai tips dan trik membaca serta menulis cepat.

Selain itu, Sekretaris PWI Sulteng Temu Sutrisno hadir menyampaikan materi dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, serta pemahaman seputar etika digital. Peserta juga mendapatkan pembekalan teknis mengenai seni fotografi jurnalistik yang disampaikan langsung oleh Moh. Misbahuddin selaku fotografer senior Harian Mercusuar.

Momen menarik terjadi di sela-sela acara pembukaan ketika Temu Sutrisno secara simbolis menyerahkan 10 eksemplar buku berjudul ‘Jejak Perjuangan Rusdy Toana’ kepada pihak SMAN 7 Sigi untuk melengkapi koleksi perpustakaan sekolah. Kehadiran buku tersebut diharapkan dapat menambah referensi bacaan berkualitas bagi para siswa sekaligus menumbuhkan minat baca di lingkungan sekolah.

Melalui pelatihan intensif ini, SMAN 7 Sigi berharap para peserta tidak hanya mampu memproduksi karya tulis yang baik, tetapi juga bijak dalam memanfaatkan media digital untuk menyebarkan informasi positif. TMU

Pos terkait