FKIP Untad Rayakan Dies Natalis ke-62

Rektor Untad, Prof. Dr. Amar (kiri), memberikan potongan tumpeng kepada Dekan FKIP Untad, Dr Jamaluddin MSi, dalam gelaran perayaan puncak Dies Natalis ke-62 FKIP Untad. FOTO: MISBACH/MS

TONDO, MERCUSUAR – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (Untad) merayakan Dies Natalis ke-62 dalam acara puncak yang digelar di Tondo, Minggu (20/9/2026).

Perayaan tersebut dihadiri Rektor Untad Prof. Dr. Amar, sejumlah dekan di lingkungan Untad, unsur Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, lembaga perbankan, serta mitra FKIP Untad.

Ketua panitia Dies Natalis ke-62 mengatakan, kegiatan puncak menjadi penutup rangkaian peringatan hari jadi FKIP Untad. Sebelumnya, berbagai kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari perlombaan olahraga, seni, hingga kegiatan lainnya yang melibatkan civitas akademika.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat semangat dan kebersamaan keluarga besar FKIP Untad.

Dalam kesempatan itu, Dekan FKIP Untad Dr. Jamaluddin, M.Si. menyerahkan sambutannya untuk disampaikan Wakil Dekan Bidang Kurikulum, Dr. Sahrul Saehana.

Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa perjalanan FKIP Untad tidak terlepas dari kontribusi para pendahulu yang telah membangun dan mengembangkan fakultas tersebut.

“Sepanjang sejarah berdirinya FKIP Untad, begitu banyak pengorbanan yang telah dipersembahkan oleh para pendahulu. FKIP bukan hanya bagian sejarah dari Untad, tetapi juga bagian terpenting dalam perjalanan mengawal pendidikan di Sulteng,” ujar Sahrul mengutip sambutan Dekan FKIP.

Ia mengatakan, memasuki usia 62 tahun, FKIP Untad terus berbenah dan mengembangkan diri agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berubah.

Sementara itu, Rektor Untad Prof. Dr. Amar mengatakan, perjalanan FKIP Untad memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perkembangan pendidikan tinggi di Sulawesi Tengah.

Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi menjadi salah satu unsur penting dalam perkembangan sebuah provinsi. FKIP menjadi salah satu fakultas yang turut berperan dalam perjalanan pendidikan tinggi di Sulawesi Tengah.

Saat ini, kata Amar, FKIP Untad menjadi fakultas dengan jumlah sumber daya dan mahasiswa terbesar di lingkungan Untad.
“FKIP Untad saat ini memiliki kurang lebih 300 dosen dan sekitar 20 program studi. FKIP menjadi fakultas terbesar di Untad, bahkan jumlah mahasiswanya mencapai sekitar tiga perempat dari jumlah mahasiswa Untad,” ujarnya.

Amar menambahkan, perkembangan FKIP tidak hanya terlihat dari jumlah mahasiswa dan program studi, tetapi juga dari capaian mutu akademik. Sejumlah program studi telah meraih akreditasi unggul, sementara sebagian lainnya telah memperoleh akreditasi internasional dan beberapa program studi sedang dalam proses menuju akreditasi internasional.

Menurut Amar, capaian tersebut menunjukkan bahwa perkembangan FKIP Untad tidak semata-mata ditandai oleh usia, tetapi juga oleh peningkatan kualitas kelembagaan dan pendidikan.

“Kualitas pendidikan kita tentunya akan menjadi rujukan para orang tua yang ingin menjadikan anak-anaknya seorang pendidik yang berkualitas,” katanya.

Puncak Dies Natalis ke-62 FKIP Untad juga ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Rektor Untad Prof. Dr. Amar yang kemudian diberikan kepada Dekan FKIP Untad Dr. Jamaluddin, M.Si. MBH

Pos terkait