PALU, MERCUSUAR – Ketua GuangFu Muda Indonesia, Wagimin memperkenalkan Portal eBiz kepada sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Palu, di Milenium Park, Senin (8/6/2026). Portal eBiz adalah sebuah platform digital yang dirancang khusus untuk mendukung promosi dan pengembangan usaha para pelaku UMKM.
“Portal eBiz hadir sebagai solusi konkrit bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan daya saing produk lokal, serta membuka peluang kolaborasi bisnis yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Wagimin dalam percakapannya dengan Mercusuar di Warkop Balaikota, Selasa (9/6/2026) pagi.
Sedikitnya 35 pelaku UMKM mengikuti sosialisasi Portal eBiz di Milenium. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan itu. Mereka antara lain pelaku usaha teh kelor khas Palu, kacang goreng khas Palu, bawang goreng khas Palu, sambal, cokelat, kopi, dan lainnya.
Dalam kunjungannya ke Palu, Wagimin didampingi Hermin Jang (Ketua Guang Zhao Jambi), Bachri Djafar (Sekretaris Umum GuangFu Muda Indonesia), Martono (Bidang Konten), dan Cherry Huang (Tim Pendukung).
Dijelaskan, melalui pemaparan materi yang interaktif, para peserta diberikan edukasi mengenai cara mengoptimalkan platform digital ini agar produk mereka bisa dikenal lebih luas dan efisien dalam operasional.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara GuangFu Muda Indonesia dan para pelaku UMKM di Palu dapat terjalin semakin kuat. Langkah nyata ini diharapkan mampu mendorong percepatan transformasi digital dan memicu pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi serta jejaring bisnis yang solid,” katanya.
Fokus utama dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut adalah introduksi Portal GuangFu Indonesia. Infrastruktur digital ini dirancang sebagai pusat kendali informasi dan jejaring bisnis yang akan menghubungkan seluruh anggota di berbagai wilayah, guna membuka peluang investasi yang lebih luas.
Wagimin menegaskan bahwa kehadiran portal ini memerlukan partisipasi aktif dari seluruh pengurus daerah, termasuk Palu agar dampak ekonominya dapat dirasakan secara nyata.
Sebelumnya kegiatan yang sama juga diadakan di Kendari. Menurut Wagimin sudah seluruh ibu kota provinsi di Indonesia dilakukan hal yang sama. MAN






