IAIN Palu Canangkan KKP di Luar Negeri

  • Whatsapp
images

PALU, MERCUSUAR – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, mencanangkan tahun depan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Kuliah Kerja Profesi (KKP) di luar negeri.

Rektor IAIN Palu, Prof Dr Saggaf S Pettalongi mengatakan, KKN dan KKP Internasional merupakan tindak lanjut dari cita-cita IAIN Palu mengembangkan mutu dan daya saing secara akademik, serta mencetak intelektual muslim yang handal di Sulawesi Tengah. Prof Sagaf S Pettalongi mengemukakan, pelaksanaan KKN dan KKP di luar negeri yang diikuti mahasiswa, akan berlangsung selama sebulan penuh.

Karena itu, ia menyarankan kepada fakultas dan jurusan serta unit, untuk mulai merancang dan mempersiapkan KKN dan KKP di luar negeri tahun 2019 mendatang. Pakar Managemen Pendidikan Islam itu juga menekankan kepada bagian keuangan dan perencanaan, agar mulai membuat perencanaan dengan mengalokasikan anggaran KKN dan KKP di luar negeri.

Pilihan Redaksi :  Masyarakat Diminta Petuhi Prokes, Gubernur: Kita Bersama Bantu Bangsa dan Negara

Terkait evaluasi program/kegiatan dan sosialisasi pagu anggaran tahun 2019, ia menegaskan, arah atau orientasi program di setiap fakultas dan unit, mengarah pada pembentukan dan peningkatan mutu dan daya saing.

“Fakultas dan unit-unit terkait, arahkan program/kegiatan pada peningkatan mutu dan daya saing. Upaya peningkatan mutu dan daya saing domainnya ada pada fakultas dan unit-unit,” katanya.

Salah satu indikator capaian mutu menurut dia, yakni meraih predikat A dari setiap akreditasi program studi yang ada di perguruan tinggi Islam negeri yang dipimpinnya. Karena itu, ia menambahkan bagian keuangan dan perencanaan harus merencanakan kegiatan re-akreditasi program studi di setiap fakultas. Upaya reakreditasi akan dimulai pada Oktober tahun 2018 setelah IAIN Palu melaksanakan AICIS XVIII.

Pilihan Redaksi :  Dukung Pariwisata Sulteng, Puluhan Peserta Ikuti English For Tourism

Rapat evaluasi program dan sosialisasi pagu anggaran selain membahas beberapa topik tersebut, juga di antaranya mengenai upaya meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK, mahasiswa asing, pengelolaan dan pemanfaatan barang milik negara, SBSN tahun 2019. UTM

Baca Juga