Kanwil Kemenkumham Sulteng  Turut Sukseskan Program Kumham Peduli, Kumham Berbagi

  • Whatsapp
HLL-c235d7d4
FOTO: Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Lilik Sujandi, saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat terdampak Covid-19, di Aula Kanwil Kemenkumham Sulteng, Kamis (29/7/2021). FOTO: DOK KANWIL KEMENKUMHAM SULTENG

PALU, MERCUSUAR – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama seluruh UPT, memberikan bantuan sosial berupa bahan pangan dan beberapa kebutuhan lainnya, yang diberikan kepada masyarakat, pegawai yang terpapar, serta para pensiunan Kemenkumham. Dalam kesempatan ini, sebanyak 380 paket bansos didistribusikan dari Kanwil Sulteng dan beberapa UPT ke masyarakat dan ASN di wilayah Sulteng.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Lilik Sujandi, saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat terdampak Covid-19, di Aula Kanwil Kemenkumham Sulteng, Kamis (29/7/2021) mengatakan, penyaluran bantuan sosial oleh Kanwil Kemenkumham Sulteng ini, merupakan bagian dari upaya mendukung program Kumham Peduli, Kumham Berbagi, sebagai bakti Kemenkumham terhadap masyarakat yang terdampak COVID-19. Pihaknya berharap, aksi sosial ini dapat meringankan beban masyarakat sekitar, khususnya wilayah Sulteng, yang terdampak COVID-19. 

Pilihan Redaksi :  Eko Wandowo Gelar 'Kupatan' di TVRI

Berita Terkait

Secara nasional, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) berupaya membantu masyarakat dengan menyalurkan lebih dari 46 ribu paket secara nasional dan serentak, kepada masyarakat di seluruh Indonesia, agar dapat bertahan hidup di tengah pandemi yang belum menunjukkan tanda-tanda usai.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly mengatakan, kebijakan pemerintah dengan membuat PPKM Level 4, bertujuan untuk memutus mata rantai penularan COVID-19. Kebijakan yang sedianya berakhir pada 25 Juli 2021 lalu ini, kini resmi diperpanjang hingga 2 Agustus 2021 mendatang.

Pilihan Redaksi :  Eko Wandowo Gelar 'Kupatan' di TVRI

Pemerintah sadar, kebijakan ini akan berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi sosial masyarakat, dan berdampak pada ketidakmampuan masyarakat yang kesulitan dalam mencari nafkah.

“Insan Pengayoman melalui program pemberian bantuan sosial Kumham Peduli, Kumham Berbagi, mencoba turut berempati kepada masyarakat dan ASN Kemenkumham yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Yasonna saat memberikan bantuan sosial secara simbolis, Kamis (29/7/2021) pagi.

Melalui program bantuan sosial yang dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal, tercatat Kemenkumham memberikan total bantuan sosial sebanyak 46.614 paket dan dana sosial sebesar Rp700 juta.

Paket tersebut diberikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 43.558 kepala keluarga yang terdampak langsung pandemi COVID-19, serta kepada 3.056 orang ASN Kemenkumham yang terpapar Covid-19. Sedangkan dana sosial diberikan kepada tujuh Kantor Wilayah Kemenkumham yang saat ini menerapkan PPKM Level 4, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Pilihan Redaksi :  Eko Wandowo Gelar 'Kupatan' di TVRI

Adapun paket bantuan sosial Kumham Peduli Kumham Berbagi per orang diberikan dalam bentuk beras, minyak goreng, gula, mie instan, sarden, dan susu.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat membantu meringankan beban mereka yang secara langsung terdampak pandemi Covid-19,” kata Laoly. “Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Insan Pengayoman yang telah peduli, mampu berbagi atas dasar keikhlasan dan kesadaran,” tutupnya. */JEF

 

Baca Juga