PALU, MERCUSUAR – Universitas Tadulako (Untad) resmi membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Mandiri Tahun Akademik 2026/2027. Jalur ini menjadi tahap akhir dalam proses penerimaan mahasiswa baru, setelah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Pendaftaran telah dibuka sejak 19 Mei dan akan berlangsung hingga 8 Juni 2026 melalui sistem daring SiPrima UNTAD.
Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, ST., MT., M.Sc., dalam konferensi pers terkait hal tersebut, Rabu (20/5/2026) mengatakan, pembukaan pendaftaran sengaja dilakukan sebelum pengumuman hasil UTBK-SNBT pada 25 Mei mendatang, agar peserta yang tidak lolos masih memiliki waktu cukup untuk mengikuti Seleksi Mandiri. Menurutnya, rentang waktu pendaftaran sekitar tiga minggu diberikan, agar calon mahasiswa dapat lebih matang menentukan program studi yang diminati.
“Jadi calon peserta punya waktu yang cukup panjang untuk memilih jurusan. Nanti peserta yang tidak lulus SNBT juga masih bisa ikut Seleksi Mandiri,” ujarnya.
Berdasarkan pengumuman resmi Untad Nomor 1545/DST/UN28/DT.01.02/2026, biaya pendaftaran Seleksi Mandiri ditetapkan sebesar Rp350 ribu. Khusus Program Studi Pendidikan Jasmani dan Rekreasi (PJKR) serta Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO), peserta dikenakan tambahan biaya tes sebesar Rp75 ribu. Sementara untuk Program Studi Kedokteran, terdapat tambahan biaya pemeriksaan kesehatan dan tes buta warna sebesar Rp65 ribu. Ujian Seleksi Mandiri dijadwalkan berlangsung pada 10–22 Juni 2026, sedangkan pengumuman hasil seleksi akan diumumkan pada 7 Juli 2026.
Untad tahun ini menargetkan penerimaan sebanyak 9.543 mahasiswa baru dari tiga jalur seleksi. Sebanyak 2.055 kuota telah terisi melalui jalur SNBP, sementara jalur SNBT disiapkan sekitar 5.075 kursi. Adapun jalur Seleksi Mandiri diproyeksikan menerima sekitar 2.413 calon mahasiswa, meski jumlah tersebut masih dapat bertambah bergantung pada jumlah peserta SNBT yang melakukan daftar ulang.
“Biasanya ada peserta yang lulus SNBT tetapi tidak mendaftar ulang. Kuota itu nantinya akan dialihkan ke jalur Mandiri agar tetap terpenuhi,” jelas Rusdin.
Sebanyak 65 program studi dibuka dalam Seleksi Mandiri tahun ini, mulai dari jenjang Diploma, Sarjana Terapan, hingga Sarjana. Untad juga memberi kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA tahun 2023 hingga 2026 untuk mengikuti seleksi.
Selain membuka pendaftaran, pihak universitas juga mengeluarkan pengumuman khusus terkait maraknya informasi dan promosi jasa pendaftaran mahasiswa baru yang mengatasnamakan Untad. Dalam pengumuman Nomor 1578/DST/UN28/TU.00.00/2026, Untad menegaskan tidak bekerja sama dengan pihak mana pun, baik perorangan, lembaga, maupun perusahaan terkait jasa pendaftaran maupun layanan berbayar lainnya dalam proses penerimaan mahasiswa baru.
Universitas menegaskan, seluruh proses pendaftaran hanya dilakukan secara resmi melalui laman admission.untad.ac.id. Masyarakat juga diminta waspada terhadap oknum yang menawarkan bantuan kelulusan atau jasa pengurusan administrasi dengan meminta sejumlah uang.
“Kami tegaskan Untad tidak bekerja sama dengan pihak mana pun. Jadi masyarakat jangan percaya kepada calo atau pihak yang menjanjikan bantuan masuk Untad dengan meminta biaya tertentu,” tegas Rusdin.
Ia juga mengingatkan calon peserta agar memastikan data administrasi seperti NIK, NISN, alamat email, dan nomor telepon yang digunakan aktif dan sesuai dengan data resmi. Untad menegaskan akan mengambil langkah hukum apabila ditemukan penyalahgunaan logo, identitas institusi, maupun praktik penipuan yang mengatasnamakan universitas dalam proses penerimaan mahasiswa baru tahun ini. JEF






