Tuntaskan Tunggakan, PLN Turunkan Timsus

  • Whatsapp

LOLU UTARA, MERCUSUAR- Mulai 1 Mei 2018 hingga awal bulan Puasa, PLN Area Palu akan fokuskan kinerjanya pada penuntasan tunggakan di area Palu. Sekurang-kurangnya 35 tim khusus (timsus) yang terdiri dari pegawai dari seluruh bagian baik pelayanan pelanggan, distribusi, pembangkitan, perencanaan, transaksi energi dan unit pelaksana konstruksi akan diturunkan ke lapangan.

35 timsus tersebut akan langsung menemui pelanggan yang menunggak pembayaran listrik. Mereka secara rutin melakukan tindakan tegas berupa pemutusan listrik sementara, bahkan pembongkaran sambungan listrik total sebagai bentuk edukasi ke masyarakat.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Untad Bersama Pemkab Poso Deklarasikan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di Pamona Selatan

“Hal ini dilakukan karena tunggakan pembayaran listrik di Area Palu mencapai angka yang cukup tinggi,” kata Manajer PLN Area Palu, Abbas Saleh, Selasa (1/5/2018).

Dia mengatakan, dalam catatan PLN Area Palu jumlah tunggakkan dari pelanggan umum yang belum membayar penggunaan listrik di Kota Palu mencapai Rp25 miliar, hingga akhir April 2018.

Adapun rincian tunggakan berdasarkan kode golongan yang ditarik dari sistem informasi PLN, antar lain; Golongan 1 (umum), 46.488 pelanggan sebanyak Rp9.998.414.765, Golongan 2 (instansi vertikal/pemerintah),86 pelanggan sebanyak Rp101.614.972, Golongan 3 (pemda), 356 pelanggan sebanyak Rp15.731.654.620

Tunggakan tersebut mencapai hampir 63 persen dari omset PLN Area Palu dan merupakan angka yang cukup tinggi. Oleh karena itu PLN Area Palu mengimbau agar masyarakat membayar rekening listrik dengan tertib atau sebelum tanggal 20 setiap bulannya.

Pilihan Redaksi :  Rapat Paripurna DPRD Kota Palu, Sejumlah Farksi Dukung Raperda Pemberantasan Narkoba

“Masih banyak pelanggan PLN Area Palu yang sudah menikmati listrik namun belum membayar rekening listrik atau menunggak pembayaran,” ungkap Abbas Saleh.

Dia menegaskan, sesuai prosedur, jika melewati tanggal jatuh tempo pemutusan, diberitahukan atau tidak diberitahukan sesuai dengan perjanjian jual beli tenaga listrik, PLN sudah berhak memutus aliran listriknya jika tiga bulan tidak dilakukan pembayaran.

PLN berwenang untuk menghentikan langganannya, namun PLN Area Palu tetap berharap masyarakat bisa menyadari kewajibannya setelah menikmati listrik. PLN Area Palu berharap para pelanggan yang menunggak dapat segera melunasi tagihan karena sangat memempengaruhi kelancaran opersional PLN serta kemampuan finansial PLN dalam membangun infrastrukur kelistrikan. ABS

Baca Juga