PASI Sulteng Bidik Prestasi di Kejurnas 2026

Para atlet Atletik Sulteng usai dilepas keberangkatannya menuju kejurnas oleh Ketum PASI Sulteng, Faidul Ketteng. FOTO : IST

PALU, MERCUSUAR – Pengurus Provinsi PASI Sulawesi Tengah resmi memberangkatkan sembilan atlet terbaik untuk berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik U-16, U-18, U-20 dan Indonesia Open 2026 yang akan berlangsung di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta Timur, pada 27–30 Juni 2026.

Pelepasan kontingen dilaksanakan di Kantor Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (25/6/2026), dipimpin langsung Ketua Umum PASI Sulawesi Tengah, Faidul Keteng. Seluruh atlet dijadwalkan bertolak ke Jakarta melalui Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu pada Jumat (26/6/2026).

Keikutsertaan pada kejuaraan nasional tersebut menjadi bagian dari program pembinaan atlet berjenjang yang dijalankan PASI Sulawesi Tengah. Selain memburu prestasi, ajang ini juga dimanfaatkan untuk meningkatkan pengalaman bertanding para atlet muda sebagai bekal menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk persiapan menuju Pra Kualifikasi PON 2028.

Ketua Harian PASI Sulawesi Tengah, Muhammad Warsita, menjelaskan bahwa sembilan atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Atletik Sulawesi Tengah 2025 yang kemudian dipadukan dengan hasil pemantauan perkembangan prestasi selama setahun terakhir.

Adapun atlet yang memperkuat Sulawesi Tengah pada Kejurnas Atletik 2026 yakni Muh. Syafi Zaidan Amir (PASI Banggai), Ariel Armando Wijaya Mala (PASI Morowali Utara), Nugie Artadana (SMANOR Tadulako), Fitra (PASI Parigi Moutong), Alifa Syakhila (PASI Banggai Kepulauan), Wibi Eka Giana (PASI Donggala), Marshal Setyawan Sahaka (PASI Tojo Una-Una), Komang Ferdi (SMANOR Tadulako), dan Vrendy (SMANOR Tadulako).

Kontingen Sulawesi Tengah didampingi Ketua Harian PASI Sulteng Muhammad Warsita, Rosmawati sebagai ofisial, serta Amos Dile yang bertugas sebagai pelatih.

Melalui keikutsertaan di Kejurnas Atletik 2026, PASI Sulawesi Tengah berharap para atlet tidak hanya mampu mengukir prestasi, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga yang akan menjadi modal penting dalam proses pembinaan menuju level kompetisi nasional yang lebih tinggi. CLG

Pos terkait