PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Banjir menggenang di tiga desa di Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong (Parmout), Senin (24/8/2026). Peristiwa terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sekira pukul 09.42 WITA hingga menyebabkan air sungai meluap ke permukiman warga.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parmout, Rivai melalui laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) menyebutkan wilayah terdampak meliputi Dusun I dan II Desa Kasimbar Palapi. Dusun I, II, dan III Desa Kasimbar Induk, serta Dusun I, II, dan III Desa Kasimbar Selatan.
Selain pemukiman warga, banjir turut berdampak terhadap sejumlah fasilitas umum dan perkebunan warga. Menindaklanjuti kejadian tersebut, kata Rivai, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa, melakukan asesmen atau kaji cepat untuk mengetahui kondisi serta dampak banjir di lapangan.
Rivai mengatakan, kebutuhan mendesak saat ini adalah normalisasi sungai. Upaya tersebut dinilai penting untuk mengatasi luapan air, sekaligus mengurangi risiko banjir kembali terjadi. Ia mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak maupun daerah rawan banjir agar tetap waspada, terutama apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Warga juga diminta untuk aktif memantau perkembangan kondisi sungai dan lingkungan sekitar. Termasuk segera mengamankan anggota keluarga dan barang-barang penting ke tempat yang lebih aman apabila debit air kembali meningkat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar aliran sungai selama kondisi belum normal. Serta segera melaporkan perkembangan situasi kepada pemerintah desa atau petugas terkait. Sebab, laporan terakhir di lapangan, kondisi banjir masih belum surut,” pungkas Rivai. AFL







