PALU, MERCUSUAR – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulteng, Junaidin, menegaskan integritas dan disiplin merupakan fondasi utama, dalam membangun profesionalisme guru madrasah sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-18 Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) yang digelar pengurus PGMI Kabupaten Donggala, di Aula K.H. Cholil Bisri MAN 2 Kota Palu, Jumat (24/7/2026).
Junaidin mengingatkan seorang guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga harus mampu menjaga integritas, kedisiplinan, serta menjunjung tinggi etika profesi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai ASN.
“Integritas adalah komitmen yang harus dimiliki setiap ASN. Disiplin dan kepatuhan terhadap peraturan menjadi dasar dalam melaksanakan tugas serta bentuk tanggung jawab kepada negara dan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, guru madrasah memiliki posisi yang sangat strategis dalam membentuk karakter generasi bangsa. Karena itu, setiap guru harus mampu menjadi teladan melalui sikap, perilaku, dan dedikasi dalam memberikan layanan pendidikan.
“Momentum Harlah PGMI ini hendaknya menjadi penguat semangat, untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kehormatan profesi, serta memberikan pengabdian terbaik bagi kemajuan madrasah dan dunia pendidikan,” tandas Junaidin. */IEA






