PALU, MERCUSUAR— AKL88 FC memasang target tinggi pada ajang Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira 2026. Dengan komposisi pemain yang bertabur pengalaman, klub milik Abdul Karim Labungasa itu menjadi salah satu kandidat kuat juara.
Status sebagai tim unggulan tersebut langsung dibuktikan AKL88 FC pada laga perdana Grup C. Menghadapi PSM Poboya FC yang juga diperkuat sejumlah pemain berkualitas, AKL88 FC tampil meyakinkan dan sukses meraih kemenangan melalui dua gol yang diborong striker Abd Sabir.
Namun, perjalanan AKL88 FC pada Agustus 2026 tidak hanya terfokus pada Piala Pangdam. Tim ini juga dijadwalkan ambil bagian dalam Piala Berani di Lapangan Madani, Biromaru, Kabupaten Sigi.
Untuk turnamen tersebut, AKL88 FC harus melakukan sejumlah perubahan komposisi. Beberapa pemain yang memperkuat AKL88 di Piala Pangdam tidak akan dibawa karena bergabung dengan klub lain.
Mereka antara lain kiper Given Raharjo, Rendy Pramudia, Ronaldo, Al Azim dan Egategar. Ronaldo dan Rendy Pramudia diketahui akan memperkuat Kaleke Putra pada Berani Cup Sigi.
Sebagai gantinya, AKL88 FC mendatangkan sejumlah pemain baru. Mereka adalah Yusri dari PSM Poboya, Agil Tondra dari Kampler 01 FC, Wandi dari Balikpapan, serta dua penjaga gawang Haris Rotinsulu dari Palu Putra dan Yuda.
Abdul Karim Labungasa mengatakan, perubahan komposisi pemain merupakan bagian dari dinamika sepak bola antarkampung (tarkam) yang sudah menjadi hal biasa dalam setiap turnamen.
“Inilah dinamika sepak bola tarkam. Ada pemain yang keluar dan ada pemain yang masuk. Yang terpenting, kami tetap menjaga kekuatan tim dan memberikan yang terbaik di setiap turnamen,” kata Abdul Karim Labungasa.
Menurutnya, AKL88 FC tetap memiliki target serius di setiap kompetisi yang diikuti. Meski skuad mengalami perubahan, manajemen akan berusaha mempertahankan karakter permainan dan kekuatan tim.
“Target kami tetap tinggi. Kami ingin bersaing untuk menjadi juara. Pergantian pemain bukan alasan untuk menurunkan target,” ujarnya.
Dengan materi pemain yang terus mengalami penyesuaian, AKL88 FC kini menghadapi tantangan ganda. Di satu sisi mereka harus mempertahankan performa di Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira, sementara di sisi lain harus membangun kembali chemistry skuad untuk menghadapi Berani Cup Sigi.
Dinamika tersebut menjadi warna tersendiri dalam sepak bola tarkam Sulawesi Tengah, di mana perpindahan pemain antarklub menjadi bagian dari strategi masing-masing tim untuk menghadapi turnamen yang berbeda.







