PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Bupati Parigi Moutong (Parmout) H. Erwin Burase menegaskan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2027 akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan sektor pertanian, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal itu disampaikannya saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Parmout terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027, dalam rapat paripurna DPRD, di Parigi, Rabu (15/7/2026).
Erwin menegaskan pembangunan jalan, jembatan, irigasi, penyediaan air bersih, penanganan banjir Sungai Moutong, pengembangan Daerah Irigasi Palasa, penanganan abrasi Pantai Palasa, hingga peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Moutong tetap menjadi prioritas yang akan diperjuangkan melalui APBD maupun dukungan pemerintah pusat.
Pemerintah daerah, kata dia, akan mengoptimalkan PAD melalui digitalisasi pelayanan perpajakan dan retribusi, pemanfaatan aset daerah, serta pembaruan data objek pajak tanpa membebani masyarakat dan pelaku UMKM. Di sisi lain, efisiensi belanja akan terus dilakukan dengan mengurangi pengeluaran yang kurang produktif dan mengarahkan anggaran pada program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Erwin menegaskan, peningkatan belanja modal tetap menjadi perhatian, terutama untuk pembangunan jalan, jembatan, irigasi, sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, dan infrastruktur dasar lainnya sesuai kemampuan keuangan daerah.
“Untuk penyertaan modal sebesar Rp5 miliar kepada Bank Sulteng, kami pastikan dilakukan berdasarkan kajian yang matang guna meningkatkan kontribusi terhadap PAD,” ujar Erwin.
Selain itu, sektor pertanian juga tetap menjadi prioritas melalui penyediaan pupuk bersubsidi, perbaikan jaringan irigasi, pembangunan jalan menuju sentra produksi, serta pendampingan teknologi bagi petani.
Erwin juga menyebut pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia. Serta akan mempercepat penyusunan regulasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), termasuk pengaturan Iuran Pertambangan Rakyat (IPERA), guna memperkuat tata kelola pertambangan sekaligus meningkatkan penerimaan daerah.
“Untuk sektor pendidikan dan kesehatan, Pemerintah Daerah memastikan alokasi anggaran tetap memenuhi ketentuan perundang-undangan dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan guru, tenaga kesehatan, penurunan angka stunting, serta peningkatan kualitas layanan dasar,” jelas Erwin.
“Kami berharap, pembahasan KUA dan PPAS 2027 dapat segera disepakati sebagai dasar penyusunan APBD yang berkualitas, berorientasi pada hasil, dan mampu mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Parmout,” pungkas Erwin. AFL






