BIROBULI SELATAN, MERCUSUAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) membuka kesempatan bagi lulusan Diploma (D3) dan Sarjana (S1) atau fresh graduate untuk mengikuti Program Pemagangan Nasional Batch 1 Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan melalui platform MagangHub.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, mengatakan program tersebut menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja profesional sekaligus meningkatkan kompetensi dan daya saing di dunia kerja.
“Program pemagangan bukan hanya menjadi sarana belajar di dunia kerja, tetapi juga ruang untuk mengembangkan kompetensi, etos kerja, dan jejaring profesional. Kami mengundang putra-putri terbaik Sulawesi Tengah untuk bergabung dan berkontribusi bersama Kanwil Kemenkum Sulteng,” ujarnya.
Ia berharap peserta magang dapat menghadirkan energi baru, kreativitas, dan inovasi dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
Di Kanwil Kemenkum Sulteng, program ini dibuka untuk sejumlah formasi, yakni Pranata Hubungan Masyarakat, Pranata Komputer, Analis Pengelolaan Keuangan APBN, Analis Hukum, Analis Kekayaan Intelektual, dan Penyuluh Hukum. Peserta akan dilibatkan dalam berbagai aktivitas pelayanan publik, administrasi pemerintahan, komunikasi publik, hingga pelayanan hukum.
Selain memperoleh pengalaman kerja dan pendampingan dari mentor, peserta juga berkesempatan mendapatkan sertifikasi kompetensi, uang saku bulanan setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang ditanggung pemerintah selama masa pemagangan, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Pendaftaran dibuka pada 15–28 Juli 2026, dilanjutkan seleksi pada 29 Juli–5 Agustus 2026, pengumuman hasil seleksi pada 7 Agustus 2026, dan pelaksanaan hari pertama magang dimulai 10 Agustus 2026.
Rakhmat menegaskan proses seleksi dilaksanakan secara transparan oleh Kementerian Ketenagakerjaan melalui sistem MagangHub.
“Kami mengimbau seluruh calon peserta agar hanya melakukan pendaftaran melalui kanal resmi. Seluruh proses pendaftaran hingga seleksi merupakan kewenangan penuh Kementerian Ketenagakerjaan, tidak dipungut biaya, serta masyarakat diminta mewaspadai segala bentuk penipuan maupun oknum yang menjanjikan kelulusan,” tegasnya.
Program Pemagangan Nasional merupakan upaya pemerintah mempercepat transisi lulusan perguruan tinggi ke dunia kerja melalui pengalaman kerja nyata. Tahun ini, kuota peserta ditingkatkan menjadi 150 ribu orang dengan penguatan kualitas pembimbing, kurikulum berbasis kebutuhan industri, perlindungan peserta, serta kemitraan dengan dunia usaha dan instansi pemerintah.
Pendaftaran Program Pemagangan Nasional di Kanwil Kemenkum Sulteng dilakukan secara daring melalui platform resmi MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan.






