PALU, MERCUSUAR – Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido berharap Program SEHAT (Strengthening Equitable Healthcare Access in Target Areas) dapat berdampak bagi penguatan layanan kesehatan di Sulteng, khususnya di Kabupaten Parigi Moutong, Sigi, Donggala dan Kota Palu sebagai wilayah sasaran.
Hal itu disampaikan Reny, saat membuka pertemuan Project Steering Committee (PSC) Program SEHAT dalam rangka penyusunan rencana kerja tahunan bersama mitra program, di salah satu hotel di Palu, Kamis (25/6/2026).
Reny menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kanada selaku pencetus Program SEHAT yang dijalankan di Sulteng.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kanada yang sudah mau melihat Sulawesi Tengah,” imbuhnya.
Kehadiran program tersebut, menurut Reny, sangat sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Karena itu, kepada jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng beserta Dinas Kesehatan dari 4 wilayah sasaran, ia meminta untuk memberikan perhatian penuh terhadap program SEHAT.
“Saya berharap kita betul-betul fokus agar tujuan dan target yang ditetapkan dapat tercapai,” ujar Reny.
Ia juga menegaskan sikap Pemprov, yang membuka ruang seluas-luasnya dengan berbagai pihak untuk bekerja sama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Hal itu tak lepas dari kondisi geografis Sulteng yang luas, dan menjadi tantangan tersendiri dalam upaya mewujudkan pemerataan layanan kesehatan.
“Semoga kita bisa bersinergi sama-sama,” pungkasnya.
Program SEHAT bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, mendorong kesetaraan gender, serta memperkuat pemenuhan hak kesehatan reproduksi seksual (SRHR) bagi perempuan dan anak perempuan di Sulteng. */IEA






