PALU, MERCUSUAR – Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulteng, H. Muh. Syamsu Nursi menyebut pada tahun ajaran 2026-2027, seluruh madrasah di Sulteng mulai mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
“Instruksi dari Kementerian Agama bahwa tahun ajaran baru ini seluruh madrasah sudah harus melaksanakan KBC, bukan lagi menjadi semacam ujicoba. Seluruh madrasah di Sulteng kami pantau sudah mengimplementasikan KBC,” kata Syamsu, di ruang kerjanya, Selasa (28/7/2026).
Ia menegaskan, penerapan secara penuh KBC di madrasah-madrasah merupakan hal yang tidak dapat ditawar lagi, karena Kemenag telah melaksanakan pelatihan atau workshop penerapan KBC bagi para guru, baik secara daring maupun luring.
“Sehingga tidak ada alasan, seluruh madrasah harus sudah menerapkan, karena sosialisasi maupun pelatihan sudah masif dilakukan oleh Kementerian Agama,” tegasnya.
Syamsu menjelaskan, KBC tidak mengganti secara total kurikulum yang telah dijalankan sebelumnya. Namun, penerapannya menanamkan nilai-nilai Panca (lima) Cinta sebagaimana yang dikonsepkan oleh Kemenag. Yakni Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, Cinta kepada Ilmu, Cinta kepada Diri dan Sesama, Cinta kepada Alam dan Lingkungan, serta Cinta kepada Tanah Air.
“Tidak ada yang berubah secara total dari kurikukum yang ada, masih tetap menggunakan kurikulum merdeka. Namun ada penyesuaian dan penanaman nilai-nilai edukasi dalam penerapan KBC, di dalamnya memadukan Panca Cinta,” tandasnya. IEA







