Bulog Telah Salurkan 474 Ton Jagung SPHP

Pelaksanaan panen raya jagung, di salah satu daerah di Sulteng, belum lama ini. FOTO: IST.

PALU, MERCUSUAR – Pemimpin Wilayah (Pimwil) Bulog Kantor Wilayah Sulteng, Jusri Pakke menyebut hingga pertengahan Juli 2026, pihaknya telah menyalurkan sebanyak 474 ton jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Ia menjelaskan, program SPHP Jagung merupakan program pemerintah yang membantu menekan biaya pakan ternak, di tengah fluktuasi harga di pasaran.

“Kuota SPHP jagung untuk wilayah Sulawesi Tengah pada tahun 2026 sekira 919 ton. Sementara stok yang tersedia di gudang Bulog masih 1.200 ton. Jadi, untuk penyaluran tahun ini masih sangat mencukupi,” ujar Jusri, di Palu, baru-baru ini.

Menurutnya, capaian penyaluran tersebut akan terus diakselerasi karena harga pakan ternak masih cukup tinggi.

“Program SPHP Jagung ini jadi stimulus untuk membantu menekan biaya pakan,” imbuh Jusri.

Pada program SPHP jagung, harga yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp5.000 per kilogram di gudang Bulog, baik untuk peternak mandiri maupun asosiasi peternak yang terdaftar. Sementara untuk asosiasi, harga maksimal Rp5.500 per kilogram untuk peternak yang terdaftar dan berada di bawah naungan asosiasi masing-masing.

Apabila seluruh kuota tersalurkan dan harga pakan masih tinggi, Pemerintah Kabupaten dan Kota bisa membuka pengusulan tambahan kuota kepada pemerintah pusat.

“Kalau kuota 919 ton ini habis tersalurkan dan kondisi harga pakan masih tinggi, tentu masih bisa diusulkan lagi penambahannya dari pemerintah kabupaten ke pemerintah pusat,” tandas Jusri. IEA

Pos terkait