BESUSU TENGAH, MERCUSUAR – Komisi pengawas kepolisian dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) langsung terhadap proses rekrutmen anggota Polri di Polda Sulteng, beberapa hari lalu. Kunjungan tersebut berlangsung di Aula Torabelo Mapolresta Palu ini untuk memastikan tahapan seleksi berjalan sesuai ketentuan.
Dalam kegiatan itu, Komisioner Gufron Mabruri hadir bersama tim, termasuk AKBP Dicky Hermansyah dan Ekin Natanael Tarigan. Mereka meninjau pelaksanaan berdialog dengan panitia penyelenggara di bawah jajaran Polda Sulawesi Tengah.
Gufron menjelaskan, pengawasan ini bertujuan memastikan proses penerimaan berjalan dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Ia menekankan bahwa setiap tahapan harus terbuka serta dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, pihak Kompolnas telah menerima pemaparan menyeluruh terkait alur seleksi, termasuk sistem pengawasan internal yang diterapkan. Selain itu, tim juga mencermati langkah-langkah pencegahan terhadap potensi kecurangan selama proses berlangsung.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan pengawas eksternal menjadi bagian penting dalam menjaga integritas seleksi. Selain itu, tersedia pula saluran pengaduan bagi masyarakat apabila menemukan indikasi pelanggaran.
“Seluruh proses harus bebas dari penyimpangan. Dengan begitu, hasil rekrutmen benar-benar melahirkan anggota Polri yang profesional dan berintegritas,” ungkapnya, Jumat (24/4/2026).
Gufron juga mengingatkan para peserta seleksi agar tidak mudah percaya pada janji-janji kelulusan dari pihak tertentu. Ia menilai, praktik semacam itu berpotensi merusak kredibilitas institusi dan merugikan para calon itu sendiri.
Ia turut mengapresiasi langkah Polda Sulteng yang melibatkan berbagai unsur dalam pengawasan, mulai dari kalangan akademisi, media, organisasi masyarakat, hingga publik umum. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan proses seleksi yang transparan. IKI






