Gempa Susulan Masih Terjadi, 11 Rumah Warga di Parigi Moutong Dilaporkan Rusak

FOTO: Kerusakan rumah warga di Desa Torue Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong. FOTO: DOK. BPBD PARMOUT

PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Gempa susulan masih terus terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Hingga sore hari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong mencatat sedikitnya 11 unit rumah warga mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

Data tersebut berdasarkan laporan terbaru Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Parigi Moutong yang dirilis pukul 14.47 WITA setelah tim melakukan asesmen cepat di sejumlah wilayah terdampak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Parigi Moutong, Rivai, mengatakan gempa susulan masih dirasakan masyarakat sehingga warga diminta tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun BPBD.

“Gempa susulan masih mengguncang wilayah Parigi Moutong. Meski demikian, kami terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan kondisi warga tetap aman, termasuk pendataan bangunan dan dampak yang ditimbulkan,” ujar Rivai.

Ia menjelaskan, data kerusakan diperoleh dari hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama aparat desa di wilayah terdampak. Kerusakan terbanyak ditemukan di Desa Torue, Kecamatan Torue.

Di Dusun I Desa Torue, satu rumah milik Muktar yang dihuni satu kepala keluarga dengan tiga jiwa dilaporkan mengalami kerusakan. Sementara di Dusun II, rumah milik Amir, Hasan, Sudirman, Kariono, dan Amas’se turut terdampak akibat guncangan gempa.

Kerusakan juga ditemukan di Dusun III pada rumah milik Saturia dan Suluwartin, serta di Dusun V pada rumah milik Ramadan. Secara keseluruhan, sembilan rumah di Desa Torue mengalami kerusakan.

Sebelumnya, BPBD juga melaporkan kerusakan rumah warga di Dusun IV Desa Boyantongo, Kecamatan Parigi Selatan, serta Dusun V Desa Tolai, Kecamatan Torue. Dengan tambahan data terbaru tersebut, jumlah rumah yang terdampak gempa di Parigi Moutong kini mencapai 11 unit.

Meski demikian, BPBD memastikan hingga saat ini tidak ada laporan korban meninggal dunia maupun korban luka akibat gempa. Kerusakan pada fasilitas umum juga masih dalam proses pendataan oleh petugas.

Sebagian warga di wilayah terdampak masih memilih bertahan di luar rumah sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan yang masih terjadi.

“Saat ini tim sudah berada di lapangan melakukan asesmen cepat dan berkoordinasi dengan pemerintah desa. Data kerusakan akan terus kami perbarui sesuai perkembangan di lokasi,” kata Rivai.

Menurutnya, kebutuhan mendesak yang mulai dibutuhkan warga terdampak saat ini adalah logistik kebencanaan dan terpal untuk mendukung penanganan darurat.

BPBD Parigi Moutong mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta selalu mengikuti arahan petugas dan informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas gempa susulan. AFL

Pos terkait