SDN 1 Palu Sukses Jadi Sekolah Rujukan Google

SDN 1 Palu resmi menyandang predikat sebagai Sekolah Rujukan Google. FOTO: IST

LOLU UTARA, MERCUSUAR – SDN 1 Palu resmi menyandang predikat sebagai Sekolah Rujukan Google. Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan berbasis digital di Kota Palu sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kepala SDN 1 Palu, Ni Made Widiastini mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh warga sekolah yang aktif mengikuti berbagai pelatihan dan penguatan kompetensi digital yang diselenggarakan Google.

“Proses menuju Sekolah Rujukan Google diawali ketika SDN 1 Palu mendapat ajakan dari SDN 5 Palu untuk mengikuti program pelatihan Google. Kesempatan tersebut dimanfaatkan seluruh tenaga pendidik untuk meningkatkan kemampuan dalam pemanfaatan teknologi pendidikan. Awalnya kami diajak oleh SDN 5 Palu untuk mengikuti kegiatan dari Google. Seluruh guru di SDN 1 Palu kemudian terlibat aktif mengikuti pelatihan tersebut,” ujarnya, Senin (22/6/2026).

Dalam memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan, SDN 1 Palu melakukan pembenahan infrastruktur digital secara menyeluruh. Sekolah berhasil memperoleh bantuan sebanyak 60 unit Chromebook yang kini digunakan sebagai sarana penunjang kegiatan belajar mengajar berbasis teknologi.

Tak hanya itu, kualitas jaringan internet dan kapasitas listrik sekolah juga ditingkatkan secara signifikan. Kecepatan internet yang sebelumnya 50 Mbps kini ditingkatkan menjadi 100 Mbps, sementara daya listrik dinaikkan hingga 13.000 VA untuk mendukung penggunaan perangkat digital secara bersamaan.

Ni Made menjelaskan, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempelajari teknologi informasi. Melalui Chromebook, para siswa tidak hanya belajar dasar-dasar literasi digital, tetapi juga mampu membuat desain sederhana menggunakan Canva hingga menyusun storyboard sebagai bagian dari pembelajaran kreatif.

“Anak-anak sangat bersemangat belajar IT. Mereka kini sudah bisa membuat sketsa di Canva hingga menyusun storyboard. Penggunaan Chromebook dilakukan secara bergantian setiap hari sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” katanya.

Sementara itu, bagi para guru, platform seperti Google Classroom dan Google Form memudahkan proses pembelajaran, mulai dari penyampaian materi, pemberian tugas, hingga penilaian secara real-time. Sistem ini juga memungkinkan orang tua memantau perkembangan akademik anak secara lebih transparan. UTM

Pos terkait