TONDO, MERCUSUAR – Universitas Tadulako (Untad) menggelar Student Development Program (KIP-SDP) 2026 untuk memperkuat karakter, prestasi akademik, dan kapasitas mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 28–30 Oktober 2026, di Gedung Media Center Lantai 3 Untad.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untad, Dr. Ir. Sagaf Djalalembah, MP., IPM., mengatakan KIP Kuliah bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kesungguhan menyelesaikan pendidikan. Saat ini, lebih dari 7.000 mahasiswa Untad tercatat sebagai penerima KIP Kuliah dari berbagai angkatan.
Ia mengingatkan mahasiswa agar mempertahankan Indeks Prestasi (IP) di atas 3,00, menyelesaikan studi tepat waktu, serta menggunakan bantuan secara bijak dengan mengutamakan kebutuhan pendidikan.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai penguatan karakter dan integritas, growth mindset, motivasi berprestasi, literasi keuangan, strategi belajar efektif, manajemen waktu, perencanaan karier, hingga personal branding. Materi disampaikan melalui diskusi, simulasi, refleksi, dan studi kasus.
Peserta juga diarahkan menyusun action plan berupa target dan komitmen pengembangan diri yang akan diterapkan dalam kegiatan akademik maupun kehidupan sehari-hari.
Sagaf turut mengingatkan mahasiswa agar menghargai perjuangan orang tua dan keluarga serta aktif mengembangkan kemampuan melalui kegiatan akademik, organisasi, dan aktivitas sosial.
Melalui program ini, Untad berharap mahasiswa penerima KIP Kuliah tidak hanya mampu mempertahankan prestasi akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial. */JEF






