Hingga Mei 2026, Serapan Domestik Bulog Sulteng 8.700 Ton

Jusri

PALU, MERCUSUAR – Pemimpin Wilayah (Pimwil) Perum Bulog Kantor Wilayah Sulteng, Jusri mengungkapkan pihaknya mencatat capaian serapan domestik, hingga jelang akhir Mei 2026, sebanyak 8.700 ton setara beras.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator kuat meningkatnya efektivitas program pengadaan beras dan gabah, yang saat ini dijalankan oleh Bulog, khususnya di wilayah Sulteng. Pada tahun ini, Bulog Sulteng diberikan target penyerapan sebesar 11.300 ton setara beras.

“Jumlah ini sudah menyamai total serapan sepanjang tahun 2025. Padahal sekarang baru memasuki Mei, artinya masih ada waktu yang cukup untuk melakukan akselerasi,” kata Jusri di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Ia juga mengaku optimistis, target tahunan tersebut dapat dituntaskan lebih cepat, bahkan sebelum pertengahan tahun 2026. Salah satu strateginya, adalah melakukan penguatan jaringan kerja sama dengan petani dan mitra penggilingan.

“Saya berharap sampai Juni nanti target 11.300 ton sudah bisa kami capai. Simpul-simpul pengadaan saat ini sudah mulai solid, apalagi kami terus menambah kerja sama strategis dengan petani dan penggilingan, baik untuk pengadaan beras maupun gabah,” tutur Jusri.

Ia menyebut, saat ini pihaknya tengah menjalin kemitraan di daerah. Di Kabupaten Donggala, misalnya, terdapat tiga mitra aktif pelaku usaha yang terlibat dalam pengadaan. Selanjutnya di Kabupaten Parigi Moutong mencapai enam mitra, serta di Kabupaten Banggai bertambah 2-3 mintra baru yang berkontribusi.

“Kalau di Tolitoli masih dalam tahap percepatan pengembangan penyerapan gabah. Masih terus kami akselerasi, karena ini program baru bagi Bulog Sulteng untuk penyerapan gabah. Namun, sejauh ini progress-nya cukup bagus,” pungkas Jusri. IEA

Pos terkait