PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab pengguna jalan, tetapi perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Edukasi lalu lintas kepada pelajar merupakan langkah preventif untuk membangun budaya keselamatan sejak dini.
Demikian ditegaskan Kasat Lantas Polres Parigi Moutong (Parmout), IPTU Dwiwahyu Sagita Ramadhan, Kamis (27/8/2026).
“Kami ingin menanamkan pemahaman kepada para pelajar, bahwa keselamatan adalah yang utama. Tertib berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri, termasuk disiplin menggunakan helm dan menghormati sesama pengguna jalan,” tegas Dwiwahyu.
Edukasi tersebut dituangkan jajaran Polres Parmout melalui Police Goes to School. Dalam program tersebut, menurut Dwiwahyu, Polisi tidak sekadar memberikan imbauan, tetapi menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran, disiplin, dan kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.
Terbaru, program Police Goes to School dijalankan, di SMPN 1 Balinggi, pada Senin (24/8/2026), oleh personel Unit Kamsel Satlantas Polres Parmout dengan Kanit Kamsel, AIPTU Riswan bersama Brigpol I Nyoman Andrias dan Brigpol Made Swisna.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas bertindak sebagai pembina upacara sekaligus memberikan edukasi kepada para murid mengenai pentingnya tertib, disiplin, dan saling menghormati dalam berlalu lintas.
Penekanan khusus diberikan terhadap penggunaan helm standar keselamatan, termasuk bagi pelajar yang dibonceng sepeda motor. Para murid juga diingatkan agar memahami bahwa keselamatan di jalan harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar kewajiban.
“Harapannya adalah melalui kegiatan tersebut, para murid semakin memahami pentingnya keamanan dan keselamatan di jalan, serta terbiasa menerapkan perilaku tertib berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Dwiwahyu. MBH







