UMKM yang Menemukan Jalan Pasar Bersama PT Vale

RUMAH OLEH-OLEH
Produk UMKM lokal dipajang di Rumah Oleh-Oleh Bungku Timur. Wadah ini hadir melalui kolaborasi pemerintah Kabupaten Morowali, Pemerintah Kecamatan Bungku Timur, pelaku usaha dan PT Vale Indonesia Tbk lewat program PPM untuk memperluas akses pasar pelaku usaha di Morowali. FOTO : KARTINI NAINGGOLAN
Prof. Wahyuningsih, SE, M.Sc., Ph.D.

Menjaga UMKM Tetap Tumbuh

Bagi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (Untad) Palu, Prof. Wahyuningsih, SE, M.Sc., Ph.D., keberadaan industri besar seperti PT Vale, seharusnya tidak membuat UMKM lokal berhenti pada pasar yang terbentuk di sekitarnya.

Pertumbuhan UMKM di kawasan industri, kata dia, tetap menghadapi pertanyaan tentang keberlanjutan. Ketika aktivitas industri mengalami perubahan, pelaku usaha lokal perlu memiliki kemampuan untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan tidak hanya bergantung pada pekerja kawasan industri sebagai konsumen.

Menurut Wahyuningsih, UMKM justru memiliki peluang menjadi sumber lapangan pekerjaan dalam jangka panjang karena usaha tersebut tumbuh dari keterampilan dan kebutuhan ekonomi masyarakat. Pengalaman menghadapi berbagai tekanan ekonomi juga membuat pelaku usaha memiliki kemampuan beradaptasi.

“Bagaimana kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan oleh para pekerja di sektor pertambangan itu semua bisa disuplai oleh UMKM-UMKM lokal. Itu yang harus kita link-kan terus,” kata Wahyuningsih, Rabu (16/9/2026).

Tantangan UMKM kata dia, bukan hanya mempertahankan pembeli yang sudah ada, melainkan memperluas akses pasar. Pelaku usaha perlu meningkatkan kemampuan kewirausahaan agar tidak menjadikan pekerja industri sebagai satu-satunya pasar.

“Jangan berpikir pasarku ini, pasarku pegawai. Kalau sudah ahli, otomatis dia akan berpikir akses pasar itu tidak terbatas,” katanya.

Teknologi, menurut Wahyuningsih, telah mengubah batas tersebut. Produk yang dibuat di Morowali tidak harus berhenti dijual kepada orang-orang di kawasan industri. Dengan perdagangan digital, pasar dapat diperluas ke daerah lain.

Di Rumah Oleh-Oleh Bungku Timur, proses itu baru dimulai. Sambal Maroah, produk herbal Nurhayana dan VCO Siti hanyalah sebagian kecil dari produk yang kini menunggu pembeli di rak-rak tersebut.***

Pos terkait