HMPS SPI UIN Datokarama Gelar Workshop Penulisan Sejarah

PALU, MERCUSUAR – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) UIN Datokarama Palu, menggelar workshop mahasiswa di Student Centre UIN Datokarama Palu, Kamis (5/11/2026). Mengusung tema “Menguatkan Wawasan Sejarah, Menumbuhkan Kepemimpinan dan Merawat Peradaban”, workshop ini bertujuan memperkuat kapasitas intelektual, kepemimpinan, serta keterampilan penelitian dan penulisan sejarah mahasiswa.

Ketua Jurusan Sejarah dan Ilmu Perpustakaan, Dr. Hj. Surni Kadir, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya mengatakan, workshop tersebut bukan sekadar pelatihan teknik penulisan, tetapi juga upaya membangun kesadaran mahasiswa tentang pentingnya wawasan sejarah, kepemimpinan, dan tanggung jawab merawat peradaban.

Ia menegaskan, mahasiswa SPI tidak cukup hanya menjadi penikmat cerita masa lalu, tetapi harus mampu membaca sejarah secara kritis dan memahami relevansinya dengan kehidupan masa kini. Sejarah, menurutnya, menyimpan berbagai pelajaran tentang kepemimpinan, keteladanan, perjuangan, dan pengambilan keputusan yang dapat menjadi bekal membangun karakter berintegritas.

Surni juga menyoroti banyaknya jejak sejarah dan peradaban Islam di Kota Palu yang belum terdokumentasikan secara optimal. Kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tanggung jawab akademik bagi mahasiswa untuk menggali, meneliti, mendokumentasikan, dan menuliskannya agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Ia berharap workshop tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menghasilkan karya nyata, seperti artikel ilmiah, esai sejarah, biografi tokoh lokal, hingga buku. Ia juga mendorong mahasiswa agar berani memulai proses menulis tanpa terbebani tuntutan kesempurnaan sejak awal.

“Jangan takut tulisannya jelek. Tulisan yang jelek tetapi selesai jauh lebih baik daripada tulisan yang sempurna tetapi hanya ada di dalam pikiran,” pesannya.

Workshop ini menghadirkan tiga dosen Program Studi SPI sebagai pemateri. Koordinator Program Studi SPI, Muh. Sairin, M.A., membawakan materi “Penelitian Sejarah: Heuristik dan Verifikasi”. Utarai Andayani, S.Hum., M.Hum., menyampaikan materi tentang penulisan karya ilmiah, sedangkan Jefrianto, S.Hum., M.A., membahas “Penulisan Sejarah: Interpretasi dan Historiografi”.

Ketiga pemateri memberikan penguatan mengenai tahapan penelitian sejarah, teknik penulisan karya ilmiah, serta pentingnya interpretasi dan historiografi dalam merekonstruksi peristiwa masa lalu secara sistematis dan bertanggung jawab.

Sairin berharap workshop ini dapat memperkuat peran HMPS SPI sebagai wadah pengembangan intelektual, kreativitas, dan produktivitas akademik mahasiswa. Lebih jauh, workshop tersebut diharapkan menjadi awal lahirnya karya-karya mahasiswa yang memperkaya historiografi lokal sekaligus mendokumentasikan jejak peradaban Islam di Sulawesi Tengah.

“Sejarah tidak cukup hanya dikenang dan diceritakan. Sejarah harus terus diteliti, dituliskan, didokumentasikan, dan diwariskan agar nilai-nilai peradaban tetap hidup serta menjadi sumber pembelajaran bagi generasi berikutnya,” pungkasnya. */JEF

Pos terkait