Laboratorium PCR Bergerak Kemenkes Mulai Dioperasikan di Parmout

  • Whatsapp
HLL-c94258a6

PARIGI, MERCUSUAR – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) mengatakan, laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) bergerak milik Kementerian Kesehatan, mulai beroperasi di daerah itu, untuk membantu pemkab setempat memeriksa sampel feses pasien.

“Alat ini tiba di Parigi Moutong pada Minggu (15/8/2021) dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Makassar, Sulawesi Selatan, melalui jalur darat,” kata Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, Rabu (18/8/2021).

Peralatan medis itu kata dia, untuk mempermudah kerja pemeriksaan sampel pasien COVID-19. Selama ini, sampel pasien kabupaten tersebut dikirim ke pusat laboratorium kesehatan di Kota Palu.

Ia mengatakan, kehadiran peralatan tersebut dapat meminimalisasi waktu tunggu pemeriksaan feses, sekaligus mengefektifkan tes PCR.

“Banyak kasus yang terjadi di rumah sakit pengambilan paksa jenazah, karena belum ada hasil PCR. Dengan adanya alat ini, lebih mempermudah dan mengefektifkan kerja-kerja tim medis,” kata Zulfinasran.

Laboratorium PCR mobile dilengkapi dengan tenaga analis BTKLPP, yang bertugas mengoperasikan peralatan hingga pengujian sampel.

Dikatakan pula, laboratorium tersebut diperbantukan hingga tren kasus COVID-19 di Parigi Moutong menurun.

“Tim analis BTKLPP meminta kepada kami, agar melibatkan tenaga analis di Parigi Moutong untuk berkolaborasi,” ucap Zulfinasran.

Secara teknis kata dia, pemeriksaan sampel tes usap tidak membutuhkan waktu terlalu lama, atau hanya sekitar 4 jam, hasil PCR sudah bisa diketahui.

Baca Juga