Hindari Penyalahgunaan Data BSU, BPJS Ketenagakerjaan Imbau Pekerja Gunakan Kanal Resmi

  • Whatsapp
BSU-32c5a263
Lubis Latif

PALU, MERCUSUAR – Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022 kembali disalurkan oleh pemerintah, melalui Kementerian Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) yang kembali dipercaya sebagai partner, dalam menyediakan data pekerja untuk dijadikan dasar penentuan calon penerima BSU, mengimbau kepada calon penerima, untuk berhati-hati dalam memberikan data pribadi kepada siapapun.

Dalam keterangannya, Kepala BPJamsostek Sulawesi Tengah, Lubis Latif, menyampaikan agar pekerja tidak terkecoh dengan maraknya permintaan data pribadi, oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Berita Terkait

“Terhadap berita yang beredar di media online dan media sosial, yang berupa permintaan pengisian data penerima BSU dengan mengatasnamakan BPJAMSOSTEK atau Kemnaker, adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar atau hoaks. Masyarakat pekerja harap bijak dalam memberikan data yang sifatnya pribadi,” jelas Lubis Latif, Kamis (22/9/2022).

Menurut data BPJAMSOSTEK, sampai saat ini sudah sebanyak 7,5 juta data calon penerima BSU yang diserahkan kepada Kemnaker. Jumlah tersebut terbagi dalam dua tahap yaitu sejumlah 5.099.915 diserahkan pada tahap pertama dan kemudian tahap kedua sejumlah 2.406.915. Setiap data yang diserahkan kepada Kemnaker akan kembali dilakukan check and skrining ulang, serta pemadanan data, terhadap bantuan pemerintah yang lain, seperti bantuan Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan, dan lainnya.

Lubis Latif melanjutkan, data yang diserahkan pihaknya kepada Kemnaker merupakan data pekerja yang sudah dilaporkan melalui kanal resmi BPJAMSOSTEK, yang kemudian oleh pihaknya telah dilakukan verifikasi untuk memastikan validitas data tersebut.

“Untuk mempercepat proses dan ketepatan penyaluran BSU kepada semua pekerja Indonesia, kami membuka kanal pengumpulan data yang hanya dapat dilakukan oleh Pemberi Kerja/ HRD/ Personalia Perusahaan, yaitu melalui aplikasi resmi Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan atau biasa disebut SIPP,” tambahnya.

BPJAMSOSTEK Cabang Sulteng ikut mengimbau kepada masyarakat penerima BSU di Sulawesi Tengah, agar tidak mudah memberikan data pribadi kepada pihak manapun, sebagai syarat penerima BSU dari pemerintah.

Baca Juga