TANAMODINDI, MERCUSUAR – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi menggelar ajang bulu tangkis nasional Sirkuit Nasional (Sirnas) B di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Kejuaraan ini menjadi seri pembuka dalam kalender nasional tahun 2026 dan diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua PBSI Sulteng, Gufron Ahmad mengatakan ajang ini sangat membanggakan karena dari lima daerah di Indonesia yang menjadi tuan rumah Kota Palu salah satunya. “Tentunya ajang ini juga merupakan perjuangan yang sudah lama kami perjuangkan. Apalagi ini ajang nasional pertama kalinya di laksanakan di Kota Palu. Makanya kami mengajak seluruh masyarakat Sulteng khususnya Kota Palu untuk menyaksikan pertandingan ini,” katanya, Minggu (26/4/2026).
Sementara itu, Ketua Panitia Sirnas B, H Antoni, menyampaikan bahwa seluruh persiapan pelaksanaan telah mencapai 99 persen. Saat ini panitia hanya melakukan pengecekan akhir, termasuk tes lapangan serta sterilisasi area pertandingan.
“Semua kesiapan sudah hampir rampung. Hari ini tinggal pengecekan terakhir dan seluruh area lokasi sudah steril. Kami optimistis Sirnas B Sulawesi Tengah dapat terlaksana dengan baik mulai besok,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Turnamen PP PBSI, Wahyana, menjelaskan bahwa Sirnas B di Palu diikuti oleh atlet dari tiga kelompok umur, yakni U-11, U-13, dan U-15. Sebanyak 11 nomor pertandingan akan diperebutkan dalam ajang tersebut.
“Juara pertama ada 11, juara kedua 11, dan juara tiga bersama sebanyak 22. Total hadiah yang diperebutkan dalam Sirnas B mencapai Rp167 juta. Jumlah ini berbeda dengan Sirnas A yang memiliki total hadiah lebih besar, yakni Rp587 juta,” terangnya.
Dalam penyelenggaraan tahun ini, PP PBSI bekerja sama dengan Mega Production. Diharapkan ajang di Kota Palu dapat berjalan lancar dan sukses serta memberikan dampak positif bagi pembinaan atlet bulu tangkis di daerah.
Lebih lanjut, Wahyana juga mengungkapkan adanya perubahan sistem skor yang akan mulai diterapkan pada 4 Januari 2027. Jika sebelumnya menggunakan sistem 21 poin best of three game, ke depan akan digunakan sistem 15 poin per gim dengan maksimal 21 poin saat terjadi perpanjangan.
“Harapannya pertandingan menjadi lebih singkat dan tidak berlangsung lebih dari satu jam,” katanya.
Selain itu, PP PBSI juga mulai menerapkan sistem peringkat nasional baru. Dari yang sebelumnya menggunakan sistem konversi poin, kini beralih ke sistem multisheet yang dinilai lebih adil, terutama bagi atlet yang bermain di kelompok umur lebih tinggi.
Pertandingan perdana Sirnas B Palu akan dilaksanakan mulai dari 27 April – 2 Mei 2026 dan dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WITA dengan menggunakan empat lapangan yang telah disiapkan panitia.
Sebanyak 364 peserta dari 96 perkumpulan bulu tangkis se-Indonesia turut ambil bagian dalam kejuaraan ini. Mereka berasal dari berbagai wilayah seperti Sumatra, Kalimantan, DKI Jakarta, Pulau Jawa, Bali, hingga daerah lainnya.
Dengan antusiasme peserta yang tinggi, Sirnas B di Kota Palu diharapkan menjadi ajang kompetitif sekaligus wadah pembinaan atlet muda berbakat di tingkat nasional. UTM
Palu Tuan Rumah Bulu Tangkis Sirnas 2026






